/
Tren Desain Bangunan 2026 di Indonesia: Inspirasi Bangunan M...
Tren Desain Bangunan 2026 di Indonesia: Inspirasi Bangunan Masa Kini
Business Inspo
13 Jan 2026
Dunia arsitektur terus berkembang setiap tahun, termasuk di Indonesia. Memasuki tahun 2026, kebutuhan masyarakat akan hunian yang nyaman, fungsional, dan estetis semakin meningkat. Perubahan gaya hidup, kemajuan teknologi, serta kesadaran akan lingkungan membuat tren desain bangunan mengalami transformasi besar. Bila Anda berencana membangun atau merenovasi rumah di 2026, memahami tren terbaru dapat menjadi inspirasi untuk menghadirkan hunian yang modern dan relevan.
Apa Saja Tren Desain Bangunan yang Diprediksi Mendominasi Indonesia di Tahun 2026?

Tahun 2026 membawa sejumlah tren desain bangunan yang lebih menekankan pada efisiensi, konektivitas, dan keberlanjutan. Berikut beberapa tren yang diprediksi paling populer:
1. Desain Berbasis Keberlanjutan (Sustainable Architecture)

Arsitektur berkelanjutan semakin menjadi prioritas, termasuk penggunaan material ramah lingkungan, ventilasi alami, dan sistem hemat energi. Solar panel, insulasi panas, serta penggunaan material daur ulang akan semakin banyak digunakan.
2. Rumah dengan Smart System

Hunian pintar (smart home) sudah mulai berkembang sejak 2023–2024, dan semakin matang di 2026. Banyak rumah mengintegrasikan:
sistem keamanan otomatis,
smart lighting,
pengatur suhu otomatis,
hingga pemantau energi real-time.
Desain bangunan kini disesuaikan dengan instalasi teknologi ini.
3. Desain Multifungsi

Ruang yang fleksibel semakin diminati, terutama oleh keluarga muda dan pekerja rumahan. Area yang bisa berubah fungsi—misalnya ruang keluarga yang bisa digunakan sebagai workspace—akan menjadi standar baru.
4. Konsep Terbuka (Open Space)

Kesan lega dan sirkulasi udara yang lebih baik menjadi alasan banyak orang memilih konsep open space. Ruang tamu, ruang makan, dan dapur dibuat menyatu tanpa sekat tebal.
5. Integrasi Ruang Hijau

Banyak hunian modern menambahkan area hijau seperti taman indoor, vertical garden, balkon tanaman, hingga ruang kerja dengan jendela lebar untuk menghubungkan interior dengan alam.
Gaya Arsitektur Apa yang Paling Diminati Masyarakat Indonesia pada 2026?
Gaya arsitektur tahun 2026 lebih berfokus pada kesederhanaan, kenyamanan, serta identitas modern. Berikut beberapa gaya arsitektur yang diprediksi paling populer:
1. Minimalis Modern yang Lebih Hangat
Konsep minimalis tetap memimpin, namun dengan sentuhan natural. Alih-alih dominasi warna putih, kini hadir warna hangat seperti beige, cream, latte, dan earthy tone.
2. Industrial Kontemporer
Gaya industrial tetap diminati, terutama untuk rumah usaha atau hunian urban. Ciri khasnya:
dinding ekspos,
penggunaan besi dan beton,
plafon tinggi,
lampu bergaya pabrik.
Namun versi 2026 lebih rapi dan halus (industrial refined).
3. Japandi (Japanese + Scandinavian)
Gaya Japandi semakin kuat karena menghadirkan suasana tenang, rapi, dan natural. Kombinasi kayu, warna kalem, dan furnitur simpel membuatnya cocok untuk hunian modern Indonesia.
4. Arsitektur Tropis Modern
Indonesia sebagai negara tropis membuat gaya ini terus relevan. Ciri khasnya:
bukaan besar untuk masuknya cahaya,
ventilasi silang,
atap miring,
penggunaan kayu dan batu alam.
Gaya ini sangat efisien untuk iklim Indonesia yang panas dan lembap.
Seperti Apa Desain Interior yang Menjadi Ciri Khas Hunian Tahun 2026?
Desain interior 2026 semakin memadukan kenyamanan dan teknologi. Ruangan tidak hanya indah, tetapi juga memudahkan penghuni dalam aktivitas sehari-hari.
1. Warna Netral dan Earthy Tone
Warna seperti terracotta, olive green, latte, dan beige menjadi favorit karena memberikan kesan hangat dan menenangkan.
2. Furnitur Multifungsi
Mulai dari sofa bed, meja lipat, rak serbaguna, hingga perabot custom yang efisien ruang. Tren ini berkembang karena kebutuhan ruang kerja di rumah.
3. Dominasi Material Natural
Material seperti batu alam, kayu solid, anyaman rotan, linen, dan bambu kembali populer berkat estetika dan kesan alami yang dihadirkan.
4. Pencahayaan Modern
Penggunaan lampu LED strip, lampu gantung futuristik, hingga smart lamp semakin mendominasi. Pencahayaan menjadi elemen dekoratif utama.
5. Ruang dengan Konektivitas Teknologi
Interior kini dirancang agar mendukung perangkat pintar seperti:
charging port terintegrasi,
smart speaker,
smart control panel pada dinding,
hingga sistem entertainment otomatis.
Tag:
Tertarik Baca Artikel Lainnya?












