Bisnis Studio Pilates: Ukuran Ruang, Desain, dan Biaya Fit-Out Studio
Business Inspo

Studio pilates, baik reformer, mat, maupun hot mat, terus bermunculan, terutama di Jakarta dan kota-kota besar di sekitarnya. Bagi pemilik usaha, peluangnya jelas: pelanggan mencari kelas kecil, gerakan yang aman untuk tubuh, dan suasana yang nyaman. Tantangannya ada di tempat: tidak semua ruang cocok untuk deretan alat reformer atau kelas hot mat. Artikel ini membahas berapa luas ruang yang dibutuhkan, desain yang membuat member betah, serta hitungan biaya fit-out ruko, baik sewa maupun beli.
Kenapa Bisnis Studio Pilates Sedang Diminati
Pilates bukan lagi olahraga niche. Platform pemesanan kelas ClassPass mencatat pilates sebagai olahraga paling banyak dipesan di dunia selama tiga tahun berturut-turut. Di Indonesia, studio baru terus dibuka di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, dan pelanggannya rela membayar Rp100-300 ribu untuk satu kelas.
Pilates digemari karena gerakannya low-impact, cocok untuk berbagai usia, dan kelasnya kecil sehingga instruktur bisa memperhatikan tiap peserta. Pelanggannya didominasi perempuan, jadi suasana yang nyaman dan privasi ikut menentukan apakah member bertahan.
Berapa Luas Ruang yang Dibutuhkan?
Pilates dijalankan dalam tiga format utama: reformer (memakai alat), mat (hanya matras), dan hot mat (matras di ruang hangat). Luas studio ditentukan oleh format dan jumlah peserta. Sebagai patokan, satu alat reformer berukuran sekitar 2,4 x 0,7 meter dan butuh ruang bebas sekitar 60 cm di setiap sisi, ditambah jalur jalan antaralat 90-120 cm.
Format | Kapasitas per kelas | Area latihan | Total dengan area pendukung |
Studio reformer kecil | 6 alat | ±55-65 m² | ±85-100 m² |
Studio reformer menengah | 10 alat | ±100 m² | ±130 m² |
Studio mat pilates | 12-15 peserta | ±25-35 m² | ±50-65 m² |
Studio hot mat pilates | 12-15 peserta | ±25-35 m² | ±55-70 m² |
Kebutuhan umum (semua studio): resepsionis dan ruang tunggu, ruang ganti dan shower, toilet, gudang alat, AC dan sirkulasi udara yang baik, serta akses parkir.
Kebutuhan khusus studio reformer: lantai yang rata dan kuat, jarak aman antar alat, dan plafon tinggi. Bila ingin menyediakan sesi privat, tambahkan satu ruang terpisah sekitar 18-20 m². Studio mat lebih hemat ruang, sekitar 2 m² per peserta, dan tidak butuh plafon setinggi studio reformer.
Kebutuhan khusus hot mat: pemanas (ruangan atau matras berpemanas), ventilasi dan kontrol kelembapan, serta lantai tahan lembap yang mudah dibersihkan. Karena peserta berkeringat, ruang ganti dan shower sebaiknya lebih lega.

Tiga Prinsip Desain Interior Studio Pilates Modern
Privasi. Karena sebagian besar member adalah perempuan, pertimbangkan pintu masuk yang tidak langsung menghadap jalan, kaca buram di sisi luar, dan ruang ganti tertutup dengan shower.
Plafon tinggi dan cahaya alami. Plafon minimal sekitar 2,7-3 meter, idealnya mendekati 3,7 meter. Jendela besar dan pencahayaan hangat membuat ruang terasa lega dan enak difoto, sehingga member ikut mempromosikan studio Anda di media sosial.
Lantai dan peredam suara. Pakai lantai kayu atau vinyl yang rata agar alat reformer stabil. Peredam di dinding dan plafon menjaga musik dan suara alat tidak mengganggu sekitar.
Bangunan Modular AMODA vs Sewa Ruko Konvensional
Banyak studio dimulai di ruko sewaan karena terlihat praktis. Bangunan modular menawarkan jalan lain: unit dibuat di pabrik, lalu dipasang di lahan Anda. Perbedaannya:
Kriteria | Sewa ruko + renovasi biasa | Bangunan modular AMODA |
Waktu sampai buka | Renovasi bertahap di lokasi | Produksi di pabrik berjalan bersamaan dengan persiapan lahan |
Tata ruang | Terbatas tiang dan lebar ruko | Ruang bebas tiang, dirancang sesuai jumlah peserta dan alat |
Biaya | Sering bertambah saat renovasi berjalan | Estimasi biaya jelas sejak tahap desain |
Saat sewa habis | Hasil renovasi tertinggal di ruko | Bangunan bisa dipindah ke lokasi baru |
Pilihan lokasi | Terbatas ruko yang tersedia | Lahan kosong, area komersial, hingga kawasan wisata |
Sudah punya ruko? AMODA juga mengerjakan fit-out untuk menata ruang yang ada menjadi studio.
Kecepatan pembangunan berpengaruh langsung ke balik modal, karena sewa dan cicilan tetap berjalan selama studio belum buka. Sebagai gambaran, studio dengan 6 reformer yang mengisi 6 kelas sehari melayani sekitar 36 peserta. Dengan harga sekitar Rp150 ribu per kelas dan 26 hari kerja, itu sekitar Rp140 juta per bulan saat kelas penuh, pendapatan yang hilang setiap bulan pembangunan molor.
Hitung-Hitungan Bisnisnya
Sebelum memulai, petakan dulu arus kasnya:
Modal awal: fit-out dan sewa atau beli ruko (lihat tabel di bawah), ditambah alat reformer sekitar Rp23-40 juta per unit.
Pendapatan: kelas per sesi, paket beberapa kelas, dan membership bulanan. Kelas reformer grup di Jakarta umumnya Rp100-300 ribu per sesi; sesi privat bisa Rp200 ribu hingga lebih dari Rp2 juta.
Biaya rutin: honor instruktur, sewa ruko (bila menyewa), listrik dan AC, serta perawatan alat.
Pajak: di Jakarta, tempat kebugaran termasuk studio yoga dan pilates adalah objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) jasa hiburan, umumnya dengan tarif 10%. Cek aturan di daerah Anda, karena tiap pemda bisa berbeda
Sewa atau beli ruko, mana yang lebih untung? Berikut perbandingan kasar untuk studio reformer 6 alat (85-100 m²) selama 5 tahun pertama:
Sewa ruko | Beli ruko | |
Fit-out | ±Rp425-500 juta | ±Rp425-500 juta |
Ruko | ±Rp150-300 juta per tahun | ±Rp2,5-4 miliar sekali bayar |
Uang keluar 5 tahun | ±Rp1,2-2 miliar | ±Rp2,9-4,5 miliar |
Setelah 5 tahun | Perlu perpanjang sewa; hasil fit-out tertinggal bila pindah | Ruko dan hasil fit-out tetap milik Anda |
Sewa jauh lebih ringan di awal, sehingga modal bisa dipakai untuk alat dan promosi. Total sewa baru menyamai harga beli setelah sekitar 13-17 tahun, belum termasuk kenaikan sewa dan harga ruko. Beli masuk akal bila modal tersedia dan studio direncanakan bertahan lama di lokasi itu. Dengan okupansi kelas sekitar 70%, studio di ruko sewaan umumnya balik modal dalam 2-4 tahun.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa luas minimal studio pilates? Untuk studio reformer komersial kecil dengan 6 alat, siapkan sekitar 85-100 m², sudah termasuk resepsionis, ruang ganti, dan toilet.
Mengapa memilih bangunan modular AMODA dibanding sewa ruko? Bangunan modular lebih cepat siap karena dibuat di pabrik, bebas dari tiang ruko yang membatasi tata letak, estimasi biayanya jelas sejak desain, dan unitnya bisa dipindahkan bila masa sewa lahan berakhir.
Siap Membangun Studio Anda?
Studio pilates butuh ruang yang dirancang sesuai alat dan kenyamanan member sejak awal. Konsultasikan rencana studio Anda dengan tim AMODA untuk mendapatkan desain, estimasi biaya, dan jadwal pembangunan.
Tag:
Tertarik Baca Artikel Lainnya?











