/
Biaya Membangun Rumah Usaha di Indonesia 2026: Update Terbar...
Biaya Membangun Rumah Usaha di Indonesia 2026: Update Terbaru & Rincian Lengkap
Business Inspo
13 Jan 2026
Membangun rumah usaha kini menjadi tren baru di berbagai kota di Indonesia. Konsep ini memadukan fungsi hunian dan tempat usaha dalam satu bangunan, sehingga lebih efisien dari sisi lahan maupun biaya operasional. Memasuki tahun 2026, kebutuhan masyarakat terhadap model bangunan multifungsi ini terus meningkat. Untuk Anda yang sedang merencanakan pembangunan rumah usaha, berikut pembahasan lengkap mengenai konsep, estimasi biaya, serta faktor yang mempengaruhinya.
Apa Itu Rumah Usaha dan Mengapa Semakin Diminati di Tahun 2025–2026?

Rumah usaha adalah bangunan yang menggabungkan dua fungsi sekaligus: tempat tinggal dan tempat usaha (seperti toko, kafe kecil, barbershop, minimarket, atau kantor pribadi). Desainnya dibuat agar kedua fungsi ini tetap bisa berjalan tanpa saling mengganggu.
Mengapa semakin diminati?
Efisiensi biaya operasional – Tidak perlu membayar sewa tempat usaha terpisah.
Lokasi strategis – Bisa dibangun di pinggir jalan atau area pemukiman yang ramai.
Fleksibel untuk berbagai jenis usaha – Cocok untuk UMKM hingga bisnis rumahan.
Aset jangka panjang – Nilai properti meningkat namun tetap menghasilkan pendapatan.
Penghematan lahan – Sangat relevan di kota besar dengan keterbatasan tanah.
Karena berbagai keuntungan ini, tren rumah usaha di 2025 terbawa hingga 2026 bahkan meningkat tajam.
Berapa Estimasi Biaya Membangun Rumah Usaha di Indonesia? (Update 2026)

Biaya pembangunan rumah usaha di tahun 2026 dipengaruhi oleh harga material bangunan yang cenderung naik 5–12% dibanding 2025. Secara umum, berikut estimasi biaya per meter persegi:
1. Tipe Standar (Konstruksi Basic)
Cocok untuk: warung, toko kecil, usaha laundry
Biaya: Rp3.000.000 – Rp4.500.000 / m²
2. Tipe Menengah
Cocok untuk: minimarket, klinik kecil, kafe sederhana
Biaya: Rp5.000.000 – Rp6.500.000 / m²
3. Tipe Premium (Komersial + Hunian Modern)
Cocok untuk: restoran, kantor ruko premium
Biaya: Rp7.000.000 – Rp10.000.000+ / m²
Simulasi kasar:
Jika Anda ingin membangun rumah usaha 2 lantai ukuran 6 x 12 m (144 m² total):
Tipe standar: ± Rp450 juta – Rp650 juta
Tipe menengah: ± Rp720 juta – Rp935 juta
Tipe premium: mulai Rp1 miliar ke atas
Biaya bisa berbeda tergantung kota. Jabodetabek, Bandung, Bali, Surabaya biasanya lebih tinggi daripada kota-kota di Jawa Tengah, Kalimantan, atau Sulawesi.
Faktor Apa Saja yang Mempengaruhi Besarnya Biaya Pembangunan Rumah Usaha?

Biaya pembangunan tidak hanya ditentukan oleh ukuran dan model bangunan, tetapi juga:
1. Lokasi Pembangunan
Harga tanah dan biaya pekerja jauh lebih tinggi di kota besar.
Akses material juga memengaruhi total biaya.
2. Kualitas Material Bangunan
Material premium (granit, baja WF, kaca tempered) meningkatkan biaya.
Material medium sudah cukup untuk usaha skala UMKM.
3. Desain dan Kompleksitas Bangunan
Semakin banyak ruangan usaha/hunian, semakin kompleks instalasi listrik & plumbing.
Desain modern atau industrial biasanya lebih mahal.
4. Upah Tenaga Kerja
Sistem borongan dan harian memiliki perbedaan harga signifikan.
Tahun 2026 upah pekerja meningkat 5–8% di banyak wilayah.
5. Perizinan dan Legalitas
Termasuk:
IMB/PBG (Persetujuan Bangunan Gedung)
Persyaratan zonasi untuk tempat usaha
Perhitungan KDB/KLB.
6. Interior & Perlengkapan Usaha
Banyak orang lupa menghitung ini, padahal biayanya besar.
Contoh: rak toko, AC, etalase, meja bar, kitchen set, signage, hingga sistem keamanan.
Tag:
Tertarik Baca Artikel Lainnya?












