amoda logo black
🇮🇩 ID

Konsultasi Sekarang

amoda logo black

Konsultasi Sekarang

amoda logo black

Konsultasi Sekarang

/

Apa Itu Green Building? Pengertian, Prinsip, dan Penerapanny...

Apa Itu Green Building? Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya di Indonesia

Business Inspo

13 Jan 2026

green building
green building
green building

Konsep green building semakin banyak diterapkan di Indonesia seiring meningkatnya kesadaran akan isu lingkungan dan perubahan iklim. Bukan hanya menjadi tren global, green building mulai dipandang sebagai solusi jangka panjang untuk menciptakan bangunan yang lebih efisien, sehat, dan berkelanjutan. Jadi, apa itu green building? Mengapa konsep ini penting bagi sektor properti dan konstruksi di Indonesia? Simak penjelasan artikel ini mengenai konsep Green Building dan penerapannya khususnya di Indonesia. 


Apa Itu Green Building?



Green building merupakan sebuah konsep perancangan, pembangunan, dan pengoperasian bangunan yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan sepanjang siklus hidup bangunan tersebut. Dimulai dari tahap perencanaan, konstruksi, operasional, hingga renovasi atau pembongkaran, green building bertujuan meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup penggunanya.

Secara sederhana, green building dapat diartikan sebagai bangunan ramah lingkungan yang menggunakan sumber daya secara efisien, seperti energi, air, dan material, sekaligus menciptakan ruang yang sehat dan nyaman bagi penghuninya. Konsep Green Building tidak hanya fokus pada penghematan energi, namun juga pada pengelolaan limbah, kualitas udara dalam ruangan, dan hubungan bangunan dengan lingkungan sekitarnya.


Mengapa Green Building Penting di Indonesia?



Indonesia sebagai negara berkembang menghadapi tantangan besar dalam urbanisasi, konsumsi energi, dan emisi karbon. Sektor bangunan diketahui menyumbang konsumsi energi yang signifikan, terutama untuk pendingin ruangan, pencahayaan, dan air bersih. Di sinilah green building memiliki peran penting.

Penerapan green building di Indonesia membantu:

  • Mengurangi konsumsi energi dan air

  • Menekan emisi gas rumah kaca

  • Meningkatkan efisiensi biaya operasional bangunan

  • Menciptakan lingkungan hidup yang lebih sehat

  • Mendukung target pembangunan berkelanjutan nasional


Dengan kondisi iklim tropis, green building juga cocok untuk mengoptimalkan pencahayaan alami dan ventilasi silang, sehingga ketergantungan pada energi buatan dapat dikurangi.


Prinsip Utama pada Green Building



Terdapat beberapa prinsip utama yang harus diterapkan agar sebuah bangunan dapat disebut sebagai green building, berikut beberapa prinsipnya:

1. Efisiensi Energi

Green building menekankan penggunaan energi secara optimal, misalnya melalui desain bangunan yang memaksimalkan cahaya alami, penggunaan peralatan hemat energi, serta pemanfaatan energi terbarukan seperti panel surya.


2. Efisiensi Air

Penggunaan air yang bijak menjadi salah satu fokus utama. Ini dapat dilakukan dengan instalasi perlengkapan hemat air, sistem daur ulang air hujan, serta pengelolaan air limbah yang ramah lingkungan.


3. Penggunaan Material Ramah Lingkungan

Green building menggunakan material yang memiliki dampak lingkungan rendah, tahan lama, dapat didaur ulang, atau berasal dari sumber berkelanjutan. Material lokal juga sering diprioritaskan untuk mengurangi emisi transportasi.


4. Kualitas Lingkungan Dalam Ruangan

Bangunan hijau dirancang untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan, pencahayaan yang baik, serta kenyamanan termal dan akustik. Hal ini berdampak langsung pada kesehatan dan produktivitas penghuni.


5. Pengelolaan Limbah

Mulai dari tahap konstruksi hingga operasional, green building mendorong pengurangan, pemilahan, dan daur ulang limbah bangunan.


Green Building di Indonesia: Regulasi dan Standar

Di Indonesia, penerapan green building telah didukung oleh berbagai kebijakan dan standar. Salah satu lembaga yang berperan penting adalah Green Building Council Indonesia (GBCI), yang mengembangkan sistem sertifikasi GREENSHIP. Sertifikasi ini menjadi acuan penilaian bangunan hijau di Indonesia.

Selain itu, beberapa pemerintah daerah seperti DKI Jakarta telah mewajibkan penerapan konsep green building untuk bangunan tertentu, khususnya gedung bertingkat dan bangunan komersial. Regulasi ini mendorong pengembang dan pemilik bangunan untuk lebih memperhatikan aspek keberlanjutan.


Contoh Penerapan Green Building di Indonesia

Penerapan green building di Indonesia dapat ditemukan pada berbagai jenis bangunan, seperti:

  • Gedung perkantoran

  • Pusat perbelanjaan

  • Hotel

  • Apartemen dan hunian

  • Bangunan institusional dan fasilitas publik

Ciri umum yang sering ditemukan antara lain penggunaan fasad yang mengurangi panas matahari, taman atap (green roof), sistem pencahayaan hemat energi, serta area terbuka hijau yang mendukung ekosistem sekitar.


Keuntungan Green Building bagi Pemilik dan Pengguna

Meskipun biaya awal pembangunan green building sering dianggap lebih tinggi, manfaat jangka panjangnya sangat signifikan. Beberapa keuntungan utama green building adalah:

  • Penghematan biaya listrik dan air

  • Nilai properti yang lebih tinggi

  • Umur bangunan yang lebih panjang

  • Lingkungan kerja atau hunian yang lebih sehat

  • Citra positif bagi perusahaan atau pengembang

Dalam jangka panjang, green building dapat menjadi investasi yang menguntungkan sekaligus bertanggung jawab terhadap lingkungan.


Tantangan Penerapan Green Building di Indonesia

Walaupun potensinya besar, penerapan green building di Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan, seperti:

  • Kurangnya pemahaman dan edukasi

  • Persepsi biaya awal yang tinggi

  • Keterbatasan tenaga ahli dan material ramah lingkungan

  • Adaptasi regulasi di berbagai daerah

Namun, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah, tantangan ini perlahan mulai teratasi.


Menyimpulkan dari pemaparan diatas, Green building adalah salah satu solusi penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia. Dengan memprioritaskan efisiensi sumber daya, kenyamanan penghuni, dan kepedulian terhadap lingkungan, green building tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga ekonomis dan sosial.


Memahami apa itu green building dan bagaimana penerapannya di Indonesia menjadi langkah awal bagi pemilik bangunan, pengembang, maupun masyarakat umum untuk berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup. Di masa depan, green building diprediksi akan menjadi standar baru dalam industri konstruksi dan properti di Indonesia.

Tag:

Green building
konstruksi
Green building
konstruksi
Green building
konstruksi

Temukan Artikel Lainnya Sekarang

Temukan Artikel
Lainnya Sekarang

Temukan Artikel Lainnya Sekarang

Temukan Artikel
Lainnya Sekarang

Temukan Artikel Lainnya Sekarang

Temukan Artikel
Lainnya Sekarang

Temukan Artikel Lainnya Sekarang

Temukan Artikel
Lainnya Sekarang

Temukan Artikel Lainnya Sekarang

Temukan Artikel
Lainnya Sekarang

Temukan Artikel Lainnya Sekarang

Temukan Artikel
Lainnya Sekarang
amoda logo

PT Ada Untuk Dunia

Solusi konstruksi berkualitas tinggi untuk bisnis modern dan individu.

amoda logo

PT Ada Untuk Dunia

Solusi konstruksi berkualitas tinggi untuk bisnis modern dan individu.

amoda logo

PT Ada Untuk Dunia

Solusi konstruksi berkualitas tinggi untuk bisnis modern dan individu.