/
Perbedaan Bangunan Modular dan Prefab yang Perlu Diketahui
Perbedaan Bangunan Modular dan Prefab yang Perlu Diketahui
Business Inspo
Jan 13, 2026
Istilah bangunan modular dan bangunan prefab semakin sering digunakan pada konstruksi modern saat ini. Kedua istilah ini sering dianggap sama karena sama-sama diproduksi di pabrik dan dirakit di lokasi proyek. Namun tahukah anda, meskipun memiliki konsep dasar yang serupa, terdapat perbedaan mendasar antara bangunan modular dan prefab, baik dari segi proses, struktur, fleksibilitas, hingga penerapannya. Memahami perbedaan ini sangat penting, terutama bagi Anda yang sedang merencanakan pembangunan rumah, kantor, atau bangunan komersial.
Artikel ini akan membahas secara lengkap perbedaan bangunan modular dan prefab agar Anda dapat menentukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan proyek.
Pengertian Bangunan Prefab
Bangunan prefab atau prefabricated building adalah bangunan yang menggunakan komponen atau elemen struktur yang diproduksi terlebih dahulu di pabrik, kemudian dikirim ke lokasi proyek untuk dirakit. Komponen tersebut biasanya berupa panel dinding, lantai, kolom, balok, atau atap.
Pada sistem prefab, proses perakitan di lapangan masih cukup signifikan. Setiap komponen dipasang satu per satu sesuai desain yang telah ditentukan. Metode ini banyak digunakan pada konstruksi beton pracetak (precast), panel dinding ringan, dan sistem rangka baja.
Pengertian Bangunan Modular

Bangunan modular merupakan pengembangan lebih lanjut dari sistem prefab. Pada bangunan modular, unit bangunan dibuat dalam bentuk modul utuh di pabrik. Satu modul bisa berupa satu ruangan lengkap dengan struktur, dinding, lantai, plafon, hingga instalasi listrik dan plumbing.
Setelah modul selesai diproduksi, modul tersebut dikirim ke lokasi proyek untuk disusun dan digabungkan menjadi satu bangunan lengkap. Karena tingkat penyelesaiannya tinggi, pekerjaan di lokasi proyek menjadi sangat minim.
Perbedaan Proses Pembangunan
Perbedaan utama antara bangunan prefab dan modular terletak pada proses pembangunannya.
Pada bangunan prefab, komponen bangunan dibuat terpisah dan proses pemasangan di lokasi proyek masih membutuhkan waktu dan tenaga kerja yang cukup besar. Sementara itu, bangunan modular hampir seluruh proses konstruksinya dilakukan di pabrik, sehingga waktu perakitan di lokasi bisa jauh lebih singkat.
Bangunan modular memungkinkan pekerjaan di pabrik dan persiapan lahan dilakukan secara bersamaan. Hal ini membuat durasi proyek secara keseluruhan menjadi lebih cepat dibandingkan sistem prefab.
Perbedaan Tingkat Penyelesaian
Tingkat penyelesaian atau level of completion juga menjadi pembeda penting.
Prefab: Komponen yang dikirim ke lokasi umumnya masih berupa elemen struktural atau arsitektural. Finishing, instalasi utilitas, dan penyempurnaan detail banyak dilakukan di lapangan.
Modular: Modul sudah hampir sepenuhnya jadi, termasuk interior, pintu, jendela, sistem listrik, dan sanitasi. Di lokasi proyek, modul hanya perlu disusun dan disambungkan.
Karena itu, bangunan modular dikenal sebagai solusi konstruksi cepat dengan hasil yang lebih rapi dan konsisten.
Perbedaan Fleksibilitas Desain
Dalam hal desain, prefab dan modular memiliki karakteristik yang berbeda.
Bangunan prefab relatif lebih fleksibel dalam penyesuaian desain di lapangan. Jika terjadi perubahan kecil, penyesuaian masih bisa dilakukan saat pemasangan komponen.
Sebaliknya, bangunan modular menuntut perencanaan yang sangat matang sejak awal. Perubahan desain di tengah proses produksi akan sulit dan berpotensi menambah biaya. Namun, modular menawarkan konsistensi desain yang tinggi karena seluruh modul dibuat dengan standar yang sama.
Perbedaan Waktu Pengerjaan
Dari segi waktu, bangunan modular unggul secara signifikan.
Bangunan prefab umumnya tetap lebih cepat dibanding konstruksi konvensional, tetapi masih membutuhkan waktu tambahan untuk perakitan dan finishing di lokasi.
Bangunan modular dapat mempersingkat waktu pembangunan hingga 40–60% karena sebagian besar pekerjaan telah selesai di pabrik. Inilah sebabnya modular banyak digunakan untuk proyek yang membutuhkan penyelesaian cepat, seperti kantor sementara, fasilitas komersial, dan hunian instan.
Perbedaan Biaya Pembangunan
Banyak orang mengira bangunan modular selalu lebih mahal daripada prefab, padahal hal ini sangat tergantung pada skala dan kebutuhan proyek.
Prefab: Biaya awal cenderung lebih rendah dan cocok untuk proyek dengan anggaran terbatas. Namun, biaya tenaga kerja dan waktu pengerjaan di lapangan bisa meningkat.
Modular: Biaya awal bisa lebih tinggi karena tingkat penyelesaian modul yang tinggi, tetapi dapat menghemat biaya jangka panjang melalui efisiensi waktu, minim kesalahan, dan kualitas yang konsisten.
Jika dihitung secara menyeluruh, bangunan modular sering kali lebih ekonomis untuk proyek berskala menengah hingga besar.
Perbedaan Kualitas dan Kontrol Produksi
Bangunan modular memiliki keunggulan dalam hal kontrol kualitas. Produksi di pabrik dilakukan di lingkungan terkontrol dengan standar yang ketat, sehingga kualitas hasil akhir lebih seragam.
Sementara itu, bangunan prefab masih bergantung pada proses pemasangan di lapangan yang rentan terhadap faktor cuaca dan keterampilan tenaga kerja.
Aplikasi dan Penggunaan
Dari segi penggunaan, kedua sistem ini memiliki pasar masing-masing:
Bangunan Prefab: Cocok untuk gedung bertingkat, infrastruktur, gudang, dan proyek yang membutuhkan fleksibilitas struktur.
Bangunan Modular: Ideal untuk rumah tinggal, villa, kantor, kafe, retail, dan bangunan komersial modern yang membutuhkan kecepatan dan tampilan estetis.
Bangunan modular dan prefab memang memiliki konsep dasar yang serupa, yaitu memproduksi komponen bangunan di pabrik. Namun, perbedaan mendasarnya terletak pada tingkat penyelesaian, proses pembangunan, waktu pengerjaan, fleksibilitas desain, dan efisiensi biaya.
Jika Anda menginginkan solusi cepat, praktis, dan berkualitas tinggi dengan perencanaan matang, bangunan modular adalah pilihan yang tepat. Namun, jika Anda membutuhkan fleksibilitas desain dan kontrol lebih besar di lapangan, bangunan prefab bisa menjadi alternatif yang sesuai.
Dengan memahami perbedaan bangunan modular dan prefab, Anda dapat menentukan metode konstruksi yang paling efektif sesuai kebutuhan dan tujuan proyek Anda.
Tag:
Tertarik Baca Artikel Lainnya?












